Selamat datang di SampulBaca.Com

17 Agustus bukanlah hari kemerdekaan Indonesia?

Monday, August 26, 20130 comments


Siapa sich tidak kenal dengan nama Ir.Soekarno, Bapak Proklamator Indonesia dan sekaligus Presiden Pertama bangsa Indonesia. Masyarakat Indonesia pasti mengingat betul peristiwa penting pada tanggal 17 Agustus 1945, saat itulah pertama kalinya bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaan Indonesia kepada seluruh Dunia melalui mulut Ir. Soekarno. Peristiwa bersejarah tersebut akhirnya diresmikan oleh pemerintah Indonesia menjadi hari resmi kemerdekaan Indonesia. Suatu hari yang begitu penting yang sangat dinanti oleh rakyat Indonesia karena selama 3,5 abad mereka dibelenggu oleh penjajah  belanda dan selam 2 tahun di jajah Jepang.

Tapi apakah setelah di proklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 rakyat Indonesia langsung merasakan kemerdekaan? Saya jawab tidak. Setelah negara Indonesia memproklamirkan kemerdekaan, negara ini malah  mendapatkan berbagai masalah yang tiada henti karena setelah peristiwa tersebut ternyata belanda kembali bersama sekutu Inggris untuk menjajah kembali negara ini. Negara yang baru berikrar merdeka terjajah kembali sehingga mengakibatkan berbagai pertempuran di berbagai kota besar di Indonesia diantaranya peristiwa 10 november di Surabaya, Bandung lautan Api, Palagan Ambarawa, Perjuangan Jenderal Soedirman, Pertempuran Margarana di Bali. 

Pada masa kepemimpinan Soekarno negara ini masih mengalami berbagai masalah mulai dari masalah Internal seperti terbentuknya negara Pasundan dan berbagai pemberontakan di daerah sedangkan masalah eksternal seperti tekanan dari belanda untuk kembali memecah belah Indonesia menjadi negara serikat. Bangsa Indonesia juga masih harus berjuang membebaskan Irian barat dari tangan belanda  sekitar tahun 50-an belum lagi bangsa ini harus mengalami peristiwa kelam yaitu pemberontakan G30S/PKI. Jadi Antara rentan tahun 1945 - 1960 negara Indonesia masih belum dikatakan merdeka karena bangsa Indonesia masih dalam pengaruh jajahan Belanda.

Lantas Apakah peristiwa 17 Agustus bisa dikatakan sebagai hari kemerdekaan Indonesia? Padahal Antara rentan 1945 - 1960 negara ini masih berada pada kecamuk menakutkan. Kenapa hari kemerdekaan Indonesia tidak pada tanggal 27  Desember 1945?. Yang mana pada tanggal tersebut Belanda sudah mengakui kedaulatan Indonesia, Pengakuan ini dilakukan ketika  soevereiniteitsoverdracht (penyerahan kedaulatan) ditandatangani di Istana dam, Amsterdam.

Kenapa juga hari kemerdekaan tidak dipilih waktu jaman orde baru, padahal pada jaman orde baru bangsa Indonesia sudah bisa dikatakan negara yang aman dan kondusif? Bahkan juga masih ada rakyat Indonesia bilang kalau mereka masih belum merasakan kemerdekaan sampai kini. Terus tanggal berapakah yang sepatutnya harus dirayakan sebagai tanggal resmi kemerdekaan Indonesia?

Pertanyaan di atas memang cukup menggelitik dan membingungkan kita untuk menjawab dengan sebenarnya. Tapi makna dari peristiwa 17 Agustus adalah bukan hari kemerdekaan tapi sebuah Ikrar seluruh bangsa Indonesia untuk berkomitmen mewujudkan Negara merdeka. 17 Agustus adalah sebuah Plan besar Ir.Soekarno bersama rakyat Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaan sehingga membuat seluruh masyarakat Indonesia bersatu dan bergerak melawan penjajah. Itu dibuktikan oleh rakyat Indonesia diberbagai daerah dengan perjuangan heroiknya melawan penjajah seperti peristiwa 10 november, bandung lautan api, Gerilya Jenderal Soedirman dan berbagai daerah lainnya. Karena  tanpa ikrar proklamasi 17 Agustus, negara ini mungkin tidak akan merdeka. Kemerdekaan adalah suatu hal yang nyata sedangkan proklamasi adalah Plan atau Angan- angan yang dibentuk didalam Pikiran Pahlawan bangsa. Ir. Soekarno paham bahwa Ciptaan mental medahului Ciptaan fisik . Tidak lah mungkin ciptaan Fisik (berupa negara merdeka) terwujud tanpa kita dahulukan Ciptaan mental(proklamasi) terlebih dahulu.
Bagaimana pun juga bila orang membangun sebuah rumah fisik dan pastinya dia sudah membangun bentuk rumah didalam Angannya terlebih dahulu.

Hidup ini adalah hasil dari apa yang kamu pikirkan (Albert Einsten)


Share this article :

Post a Comment

Silahkan Pasang link web/ blog Anda di bawah ini
 
Support : Sampul baca | Creating Website | Johny Template | Mas Templatea | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Sampul Baca - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by SampulBaca.Com
Proudly powered by Blogger